Berkah Bawang Hitam Kelurahan Bandar Lor


Berkah Bawang Hitam Kelurahan Bandar Lor


Tidak Semua Kuliner Hebat, Lahir Dari Dapur Besar Atau Resep Mahal. Ada Kalanya Sebuah Cita Rasa Istimewa Berawal Dari Sesuatu Yang Sederhana Yaitu Hadiah Kecil Dari Keluarga. Pada 5 November 2019 Menjadi Titik Awal Perjalanan Kuliner Ini, Ketika Ibu Sri Ayuni Yang Merupakan Warga Dari Kelurahan Bandar Lor Gang 11 RT 31 RW 06, Mendapat Bawang Hitam Saat Berkunjung Ke Rumah Keluarganya. Sekali Mencicipi, Rasa Legit Dan Hangatnya Seakan Membangunkan Indera Seperti “Ada Sesuatu Yang Spesial Di Dalamnya.”

Rasa Penasaran Berubah Menjadi Percobaan. Berbekal Resep Keluarga, Ibu Sri Ayuni Mulai Mengolah Bawang Dalam Jumlah Tidak Sedikit Yaitu 2 Kg Hanya Untuk Konsumsi Pribadi. Karena Kelezatannya Tidak Bisa Disembunyikan, Ia Mencoba Menawarkan Ke Grup IKM Kota Kediri. Hasilnya Tak Terduga, Sambutan Positif, Pujian Mengalir, Dan Pesanan Berdatangan. Dari Sanalah Nama Berkah Bawang Hitam Resmi Menapaki Perjalanannya. Kini Produk Ini Telah Mengisi Rak Koperasi Mekar Kota Kediri, Bahkan Merambah Ke Kota Karawang Hingga Bogor. Lebih Dari Sekedar Distribusi, Berkah Bawang Hitam Dikenang Karena Rasa Dan Teksturnya Yaitu Kenyal, Manis Alami, Dan Memberikan Sensasi Hangat Yang Sulit Dilupakan Setelah Dikonsumsi.

Rasa Penasaran Berubah Menjadi Percobaan. Berbekal Resep Keluarga, Ibu Sri Ayuni Mulai Mengolah Bawang Dalam Jumlah Tidak Sedikit Yaitu 2 Kg Hanya Untuk Konsumsi Pribadi. Karena Kelezatannya Tidak Bisa Disembunyikan, Ia Mencoba Menawarkan Ke Grup IKM Kota Kediri. Hasilnya Tak Terduga, Sambutan Positif, Pujian Mengalir, Dan Pesanan Berdatangan. Dari Sanalah Nama Berkah Bawang Hitam Resmi Menapaki Perjalanannya. Kini Produk Ini Telah Mengisi Rak Koperasi Mekar Kota Kediri, Bahkan Merambah Ke Kota Karawang Hingga Bogor. Lebih Dari Sekedar Distribusi, Berkah Bawang Hitam Dikenang Karena Rasa Dan Teksturnya Yaitu Kenyal, Manis Alami, Dan Memberikan Sensasi Hangat Yang Sulit Dilupakan Setelah Dikonsumsi.

Untuk Sekali Produksi, Sebanyak 40 Kilogram Bawang Mentah Bisa Masuk Ke Proses , Namun Hanya Sekitar 60% Yang Tersisa Setelah Fermentasi Panjang. Menurut Ibu Sri Ayuni, Walaupun Kuantitas Berkurang Tetapi Kualitas Meningkat Berkali-kali Lipat. Untuk Harga Mengikuti Kualitas Bahan Baku, Bawang Hitam Dari Bawang Biasa Dijual Dengan Harga Rp25.000.- Per 250 Gram, Sementara Bawang Hitam Dari Bawang Tunggal Premium Mencapai Rp85.000,- Per 200 Gramnya.

Bagi Konsumen, Yang Dibeli Bukanlah Sekedar Bawang Hitam Melainkan Khasiatnya. Banyak Yang Mengonsumsi Stabilisasi Tekuntukanan Darah, Peningkatan Stamina, Penyakit Jantung, Penyakit Stroke Dan Menjaga Daya Tahan Tubuh. Semua Kalangan Dari Usia Berapapun Bisa Menikmatinya. Cukup 1 Hingga 2 Siung Per Hari Bagi Orang Dengan Tubuh Sehat, Atau Lebih Dari Itu Bagi Penderita Hipertensi.

Berkah Bawang Hitam Berbeda Bukan Sekedar Rasanya, Tetapi Prinsip Yang Melekat Pada Prosesnya. Di Dunia Usaha Yang Serba Cepat, Ibu Sri Ayuni Memilih Setia Pada Kualitas. Tidak Tergoda Untuk Memperpendek Waktu Pengolahan, Tidak Tergesa-gesa Menghasilkan Penjualan. Ia Lebih Memilih Membiarkan Bawang Hitam Matang Yang Sempurna Dengan Penuh Kesabaran, Karena Percaya Bahwa Rasa Tak Akan Pernah Menipu.

Berkah Bawang Hitam Berbeda Bukan Sekedar Rasanya, Tetapi Prinsip Yang Melekat Pada Prosesnya. Di Dunia Usaha Yang Serba Cepat, Ibu Sri Ayuni Memilih Setia Pada Kualitas. Tidak Tergoda Untuk Memperpendek Waktu Pengolahan, Tidak Tergesa-gesa Menghasilkan Penjualan. Ia Lebih Memilih Membiarkan Bawang Hitam Matang Yang Sempurna Dengan Penuh Kesabaran, Karena Percaya Bahwa Rasa Tak Akan Pernah Menipu.